(Epochtimes.co.id)Surabaya _ Bagi umat muslim puasa Ramadhan memiliki arti yang penting. Menahan lapar dahaga sepanjang siang untuk beribadah.
Sebenarnya dalam ilmu kesehatan puasa dijadikan sebagai salah satu cara untuk detox tubuh dimana dalam pencernaan terjadi proses pembersihan pada usus lambung, dimana jika tidak berpuasa, saluran pencernaan akan bekerja ekstra keras. Berpuasa pencernaan menjadi lebih ringan, asam lambung dan enzim pun dapat beristirahat dengan baik. Saat itulah zat racun dibuang.
Keteraturan frekuensi makanan dengan takaran tepat memberi dampak pada kualitas profil darah. Tubuh menjadi lebih sehat dibandingkan sebelumnya.
Hal ini disampaikan Dicky Ramadhani, Fitness Developent Master Trainer Celebrity Fitness Surabaya, saat berbuka bersama media. Selain itu olah raga ringan diperlukan agar tubuh tidak menjadi lemas dan daya kerja menurun.
“Saat puasa diajurkan tetap melakukan olah raga dengan menyesuaikan waktu dan intensitas latihan ringan. Agar badan tidak lemas dan daya kerja menurun. Stamina lemah membuat penyakit mudah datang. Selain menstabilkan kondisi tubuh, olah raga juga untuk melatih system kardiovaskular. Olah pernafasan saat olah raga dengan mengambil oksigen dapat meningkatkan kesegaran beraktivitas.” Papar Dicky.
Berikut olah raga ringan selama berpuasa yang diajurkan Celebrity Fitness,
Circuit exercise satu set:
- Cardio 1: lari di tempat selama 60 detik
- Resistance: maju kaki kanan, kaki kiri di belakang lalu tekuk. Lakukan bergantian kaki selama 60 detik
- Cardio 2: lompat samping kanan dan kiri dengan satu kaki ditekuk bergantian selama 60 detik
- Resistance: Push up dengan bertumpu pada tepi meja atau kursi selama 60 detik
- Cardio 3: melompat –lompat di tempat selama 60 detik
- Resistance: diduduk di kursi angkat kedua kaki sejajar lalu tekuk lutut kearah dada lalu luruskan kembali berulang lakukan selama 60 detik.
Lakukan latihan ini berulang sebanyak 3 kali/3 set. Untuk yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, latihan dapat disesuaikan atau menurut petunjuk terapis masing-masing.
Selain itu diajurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung protein (ikan, dada ayam, daging sapi, produk kedelai dan lain-lain), karbohidrat (serat tinggi, oatmeal, gandum utuh dan lain-lain), serat tinggi (sayur dan buah berwarna gelap), lemak sehat (alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, keju, susu rendah gula, minyak dari biji-bijian). (Amelia/epochtimes)