(Epochtimes.co.id)Surabaya _ Kebanyakan perempuan tentu ingin memiliki kulit halus, mulus, bersih dari rambut/bulu yang mengganggu. Salah satu cara yang banyak digunakan adalah dengan menggunakan wax (lilin cair yang dipanaskan) sehingga terasa panas dan menimbulkan sakit.
Untuk membantu para perempuan mengatasi rasa sakit, ZAP permanent hair removal, memperkenalkan terobosan baru dalam perawatan menghilangkan rambut / bulu di tubuh yang relatif permanen yang menggunakan metode penyinaran dengan teknologi modern dan tanpa rasa sakit.
“Kebanyakan perempuan tentu ingin bebas dari rambut/bulu yang tak diinginkan tanpa rasa sakit dibandingkan jika menggunakan wax yang panas dan menimbulkan sakit pada kulit,” ujar Niken R.Hapsari, Marketing & Media Relation Manager ZAP.
Ia menjelaskan cara kerjanya, Metode ini dilakukan dengan penyinaran dengan cahaya terang yang cepat pada kulit yang ingin dibebaskan dari rambut / bulu. Energi cahaya ini akan berubah menjadi energi panas yang diserap oleh rambut / bulu yang berwarna hitam sampai ke akarnya, mematikan pertumbuhannya hingga rontok secara alami. Proses ini berlangsung cepat dimana energi cahaya yang tak terserap oleh rambut akan dipantulkan oleh kulit sehingga aman dan tak memiliki efek samping. Karena para terapis ZAP akan melakukan beberapa tahap sebelum dilakukan treatment untuk menghindari alergi atau efek samping yang tidak diinginkan seperti gatal atau ruam.
Niken mengatakan, dibutuhkan beberapa kali perawatan bergantung pertumbuhan rambut masing – masing orang. Biasanya membutuhkan 5 – 6 kali perawatan, namun ada pula yang lebih. Tenggat perawatan satu dengan berikutnya adalah 6 minggu.
“Treatment bisa dilakukan mulai usia 18 tahun oleh siapa saja, namun tak disarankan bagi yang hamil untuk menjaga kemungkinan yang tak diinginkan,” ujarnya.
ZAP hadir pertama kali di Jakarta pada 2009 yang dimulai dari bisnis kecil layanan rumah. Kini memiliki 4 outlet di Jakarta, Bandung dan Surabaya serta 2 unit fasilitas home service untuk Jakarta dan sekitarnya. Juga memiliki sekitar 25 ribu klien serta telah melakukan lebih dari 50 ribu prosedur perawatan. (Amelia/Epochtimes)