Home Berita Nasional Berita Internasional Berita dan Budaya China Bisnis dan Ekonomi Kehidupan Kesehatan Iptek Entertainment Wisata dan Keluarga Serba Serbi Video Youmaker

Percetakan dan Souvenir
Page : << 1 2 3 4 5 ... 68 >>

Share:   Lintas Berita     Facebook     Tweet     Google     Digg     del.icio.us

 Cetak    Email    Komentar

Sabtu, 28 Juli 2012
JANGAN GANTI PEKERJAAN, UBAHLAH LINGKUNGAN KERJA


(FOTOLIA)
(FOTOLIA)
(Epochtimes.co.id)

Banyak dari kita mungkin menghabiskan keseharian lebih banyak di tempat kerja daripada di rumah sendiri. Jadi bukankah masuk akal untuk membuat tempat kerja Anda senyaman seperti di rumah? Pikirkan tentang hal ini.

Setelah sepanjang hari berpacu di tempat kerja, saya pulang senang melihat istri yang cantik dan anak-anak saya yang luar biasa. Demikian juga, ketika tiba di kantor, saya suka berinteraksi dengan klien dan rekan kerja. Sepanjang karir, sedapat mungkin saya menciptakan lingkungan di tempat kerja yang menyenangkan. Tidak masalah apakah saya bekerja di sebuah perusahaan kecil atau menjadi seorang manajer eksekutif. Fokus saya adalah membuat tempat kerja terasa menyenangkan.

Sebagai seorang agen tenaga kerja, saya mendengar berbagai alasan mengapa orang ingin pindah kerja, mulai dari kebutuhan untuk menghasilkan lebih banyak uang dan pengembangan karir hingga keinginan untuk mencari pekerjaan yang lebih leluasa dan fleksibel. Namun, sebagian besar dari mereka menyiratkan bahwa lingkungan kerja sangat tidak menyenangkan. Saya bertaruh jika mereka lebih menikmati tempat kerjanya, mereka tidak akan terburu-buru untuk pindah kerja. Di sisi lain, sebagai pencari tenaga kerja yang berusaha merekrut orang yang terperangkap dalam situasi mereka saat ini, bahkan godaan uang dan kenaikan karir pun tidak akan menggoyahkan mereka jika mereka benar-benar menikmati tempat kerja mereka. Saya yakin bahwa sebagian besar orang tidak akan tergoda dengan tawaran menggiurkan di sana-sini apabila mereka merasa nyaman di tempat kerja mereka.

Namun, untuk beberapa alasan, tampaknya banyak dari mereka tidak berusaha membuat lingkungan mereka lebih baik. Percaya atau tidak, Anda benar-benar dapat memengaruhi perubahan positif di tempat kerja Anda. Anda dapat membuat dampak yang lebih dari sekedar Anda pikirkan. Seperti persamaan matematika, ada dua sisi. Kita semua pernah mendengar ungkapan, “Satu apel busuk dapat merusak satu peti apel segar (Sikap buruk lebih cepat menular daripada sikap baik).”

Jika Anda percaya itu, maka Anda juga harus percaya bahwa sebaliknya juga menjadi kenyataan. Apakah Anda pernah pergi ke sebuah pesta dan selalu ada orang seperti ini, setiap kali dia ada, membuat suasana pesta menjadi lebih baik? Nah itulah yang saya maksud. Anda dapat menjadi orang di tempat kerja Anda yang membuat tempat kerja menjadi lebih baik.

Akhir kata, saya berusaha menyarankan orang agar lebih proaktif membuat perubahan yang lebih baik dalam pekerjaan mereka saat ini sebelum pindah ke perusahaan baru. Mencari pekerjaan baru biasanya tidak memecahkan masalah di tempat kerja. Anda harus selalu mulai dengan “Anda.” Anda harus memiliki perspektif bahwa bekerja itu sama dengan menikah. Hanya karena Anda bertengkar dengan istri atau suami bukan berarti Anda harus cerai dan mencari yang baru. Anda menikah karena suatu alasan. Demikian pula dengan pekerjaan, Anda menerima pekerjaan juga karena suatu alasan. Keduanya adalah komitmen jangka panjang.

Tak ada majikan yang mau menyewa pencari kerja. Pengusaha ingin menyewa profesional yang berkomitmen. Jika dalam lima tahun Anda pernah bekerja di lima tempat, akan sulit untuk meyakinkan orang bahwa Anda adalah karyawan yang berkomitmen. Jadi sebelum Anda memutuskan untuk mencari pekerjaan lain, tanyakan pada diri sendiri apakah Anda telah mengupayakan segala sesuatu yang dapat membuat tempat kerja Anda senyaman mungkin. Jika Anda benar-benar berupaya, Anda akan senang saat hendak berangkat kerja, sama seperti ketika Anda senang saat hendak pulang ke rumah. Percayalah, saya juga demikian. (Song Woo / The Epoch Times / val)

Song Woo, seorang pakar tenaga kerja dan manajemen karir, adalah Presiden dan CEO Lighthouse Management Group.



 
 


   Berita / Artikel Terkait :
  16-5-2013 22:14:57 Pandangan Sejati Tentang Peradaban dan Kehidupan Manusia (28): Mengenal Dunia Secara Tepat
  11-5-2013 20:41:40 Pandangan Sejati Tentang Peradaban dan Kehidupan Manusia (27): Bersikeras Menunjuk Jari Sebagai Bulan
  03-5-2013 00:20:46 Pandangan Sejati Tentang Peradaban dan Kehidupan Manusia (26): Ingin Mengenal Sistem, Harus Melompat Keluar dari Sistem
  24-4-2013 21:22:34 Pandangan Sejati Tentang Peradaban dan Kehidupan Manusia (25): Ilmu Pengetahuan Sejati Terkandung Moralitas
  23-4-2013 21:15:32 Gerakan Slow Food Akibat Irama Kehidupan yang Semakin Pesat

   Kembali ke atas
 
 
Klik di sini untuk melihat Foto2 Produk Kami di Facebook
 
Epochtimes Indonesia e-paper
 
NTDTV Live Streaming
 
 
 
 
 
   


  About Us | Redaksi | Pasang Iklan | Contact Us | e-Paper | Mobile | Radio | TV | Sitemap | RSS Feeds  
 
Bahasa :
 
 
Copyright 2008 The Epoch Times Indonesia
Ketentuan Penggunaan | Disclaimer