Home Berita Nasional Berita Internasional Berita dan Budaya China Bisnis dan Ekonomi Kehidupan Kesehatan Iptek Entertainment Wisata dan Keluarga Serba Serbi Video Youmaker

Percetakan dan Souvenir
Page : << 1 2 3 4 5 ... 85 >>

Share:   Lintas Berita     Facebook     Tweet     Google     Digg     del.icio.us

 Cetak    Email    Komentar

Sabtu, 30 Juni 2012
PETERNAKAN SAPI PERAH SAHARA AFRIKA DIMULAI 7000 TAHUN LALU


Mural di gua yang menggambarkan hewan ternak, yang diperkirakan berusia antara 5.000-8.000 tahun, dari Imha Wadi, Gurun Sahara, Libya. Mural ini menunjukkan betapa pentingnya hewan ternak bagi orang kuno. (ROBERTO CECCACCI © MISI ARKEOLOGI DI SAHARA, UNIVERSITAS SAPIENZA ROMA)
Mural di gua yang menggambarkan hewan ternak, yang diperkirakan berusia antara 5.000-8.000 tahun, dari Imha Wadi, Gurun Sahara, Libya. Mural ini menunjukkan betapa pentingnya hewan ternak bagi orang kuno. (ROBERTO CECCACCI © MISI ARKEOLOGI DI SAHARA, UNIVERSITAS SAPIENZA ROMA)
(Epochtimes.co.id)

Sebuah studi terbaru menemukan bahwa susu sapi ternyata menjadi bahan makanan pokok bagi manusia yang hidup pada 7.000 tahun lalu di Gurun Sahara Afrika.

Mural gua Sahara memang telah banyak menggambarkan kegiatan memerah susu sapi di wilayah tersebut di zaman prasejarah, namun karena belum adanya bukti nyata yang telah ditemukan, maka belum dapat disimpulkan apakah hal itu benarbenar terjadi.

Penelitian terbaru yang dipublikasikan di Nature pada 20 Juni lalu telah memberikan bukti baik secara kimia maupun penanggalan yang lebih akurat mengenai peternakan sapi perah di Afrika.

Dalam studi tersebut, para ilmuwan Inggris dan Italia menganalisis sisa-sisa makanan yang ditemukan di tempat penampungan batu Takarkori di Pegunungan Tadrart Acacus, Libya.

Sisa makanan tersebut seolah diawetkan dalam fragmen panci dimana mereka menemukan molekul lemak hewani dan minyak nabati. Dengan menggunakan teknik yang didasarkan pada isotop karbon, para ilmuwan mampu mengidentifi kasi lemak khusus yang hanya dapat ditemukan dalam kandungan susu di sekitar setengah dari 29 fragmen yang dianalisis.

“Karena cara hewan ruminansia (sapi, domba, dan kambing) dalam mensintesis sumber makanan mereka berbeda dengan tubuh mereka, kita bisa mengatakan bahwa lemak tersebut pasti berasal dari daging atau susu,” jelas pemimpin tim penulis studi, Julie Dunne dari Universitas Bristol, Inggris.

Rekan penulis studi, Evershed Richard dan tim, sebelumnya juga telah menggunakan teknik analisis yang sama di situs arkeologi lain di Eropa dan Near East (wilayah Prancis).

“Bukti peternakan sapi perah tertua, seperti yang sudah diketahui, berada di Fertile Crescent (wilayah di Timur Tengah di sekitar perbatasan Asia dan Afrika) yang telah dimulai sejak sekitar 8000 SM,” kata Dunne. “Penerapan praktek peternakan sapi perah kemudian menyebar di seluruh Eropa. Berdasarkan studi ini, sekarang kita mengetahui bahwa orang-orang kuno juga melakukan perpindahan dari Afrika bagian selatan ke utara, dengan membawa serta ternak mereka, dimana kita masih dapat menemukan jejak mereka setelah 7.000 tahun kemudian.”

Sebuah gaya hidup nomaden yang berpusat pada peternakan sapi, domba, dan kambing diperkirakan telah ada jauh lebih awal daripada sistem cocok tanam atau pembentukan masyarakat petani yang hidup menetap.

“Kita sudah mengetahui betapa pentingnya produk peternakan seperti susu, keju, yoghurt, dan mentega, yang telah berulang kali diekstrak dari hewan di sepanjang masa. Bagi orang-orang zaman Neolitikum Eropa, menjadi menarik untuk menemukan bukti bahwa pola hidup mereka juga berpengaruh pada kehidupan masyarakat prasejarah di Afrika,” kata Dunne dalam siaran pers.  (Kat Piper / The Epoch Times / osc)



 
 


   Berita / Artikel Terkait :
  18-5-2013 21:38:58 Sejarah Pos Indonesia
  11-5-2013 20:25:27 Sejarah Kegemilangan Negara Inggris: Madam Thatcher Juga Menjadi Teladan bagi Kaum Pria (2)
  07-5-2013 22:32:46 Wisata Kelelawar Zambia Salah Satu Wisata Alam Liar Terbaik di Afrika
  03-5-2013 00:14:12 Sejarah Kegemilangan Negara Inggris: Madam Thatcher Juga Menjadi Teladan bagi Kaum Pria (1)
  31-3-2013 09:49:41 Persahabatan RRT-Rusia: Pilihan Keterpaksaan - Di Balik Kunjungan Kenegaraan Pertama Xi Jinping ke Rusia dan Afrika

   Kembali ke atas
 
 
Klik di sini untuk melihat Foto2 Produk Kami di Facebook
 
Epochtimes Indonesia e-paper
 
NTDTV Live Streaming
 
 
 
 
 
   


  About Us | Redaksi | Pasang Iklan | Contact Us | e-Paper | Mobile | Radio | TV | Sitemap | RSS Feeds  
 
Bahasa :
 
 
Copyright 2008 The Epoch Times Indonesia
Ketentuan Penggunaan | Disclaimer