Home Berita Nasional Berita Internasional Berita dan Budaya China Bisnis dan Ekonomi Kehidupan Kesehatan Iptek Entertainment Wisata dan Keluarga Serba Serbi Video Youmaker

Percetakan dan Souvenir
Page : << 1 2 3 4 5 ... 85 >>

Share:   Lintas Berita     Facebook     Tweet     Google     Digg     del.icio.us

 Cetak    Email    Komentar

Minggu, 08 Juli 2012
TAKUT GELAP DAPAT SEBABKAN INSOMNIA


Penelitian menemukan hampir setengah dari orang dengan tidur yang buruk adalah takut gelap. (THE EPOCH TIMES)
Penelitian menemukan hampir setengah dari orang dengan tidur yang buruk adalah takut gelap. (THE EPOCH TIMES)
(Epochtimes.co.id)

Menurut sebuah penelitian terbaru di Kanada, sejumlah orang dewasa yang berpotensi besar menderita insomnia bisa diakibatkan karena fobia terhadap kegelapan.

Peneliti dari Universitas Ryerson di Toronto mewawancarai sekelompok mahasiswa tentang kualitas tidur mereka. Para peneliti menemukan hampir setengah dari mereka yang memiliki kebiasaan tidur buruk juga bisa memiliki fobia gelap terkait.

Tim ini menilai tingkat gelap-terang lingkungan dengan merekam jumlah kedipan mata yang mengikuti kebisingan. Dalam kegelapan, mereka yang memiliki kualitas tidur yang baik, tidak akan terganggu oleh kebisingan, sedangkan yang memiliki kualitas tidur buruk akan menjadi lebih waspada.

Hasil ini menyoroti kebutuhan untuk memperbaiki strategi pengobatan insomnia saat ini yang menganggap insomnia terkait dengan psikologis kecemasan dengan kamar tidur.

“Penderita insomnia menjadi lebih waspada dan kadang-kadang cemas ketika mereka naik ke tempat tidur,” jelas peneliti utama Colleen Carney dalam sebuah wawancara email dengan The Epoch Times.

“Kami berangapan kondisi ini sebagai halangan untuk memasuki tahap tidur nyenyak (deep sleep) karena berulang kali terbangun akibat kecemasan dalam gelap.”

“Kami memperlakukan ini dengan kontrol stimulus, yaitu, kita meminta orang untuk meninggalkan tempat tidur dan kamar tidur ketika mereka cemas atau tidak bisa tidur, dan kembali ke tempat tidur ketika mereka merasa mengantuk.”

Namun, temuan baru menunjukkan bahwa pengobatan ini mungkin tidak memadai untuk beberapa hal karena tidak mengatasi ketakutan mereka terhadap gelap.

“Kemungkinan lain adalah menangani fobia yang pertama dan kemudian melanjutkan dengan pengobatan insomnia,” kata Carney.

“Ini adalah studi pertama di area ini sehingga perlu banyak pembelajaran sebelum membuat komentar yang definitif,” tambahnya. “Namun, dokter perlu mempertimbangkan kemungkinan rasa takut terhadap gelap dalam penilaian susah tidur mereka.”

Temuan akan disajikan hari ini di Boston pada SLEEP 2012, pertemuan tahunan 26 dari Associated Professional Sleep Societies.  (Ginger Chan / The Epoch Times / osc)



 
 


   Berita / Artikel Terkait :
  15-4-2013 21:42:52 Ilmuwan Temukan Kemungkinan Petunjuk dari Materi Gelap - Salah Satu Materi Paling Misterius di Alam Semesta
  19-3-2013 21:24:17 Aturan Tidur Usia Paruh Baya
  24-2-2013 08:35:34 Mekanisme Persyaratan Tidur bagi Tubuh Manusia
  10-2-2013 16:02:57 Tanaman Berbunga Merah Muda Tumbuh di Gua Gelap Tiongkok
  31-1-2013 06:08:00 Wawancara Khusus The Epoch Times dengan Peraih Nobel Fisika: Energi Gelap Tersebar Merata di Seluruh Alam Semesta (2)

   Kembali ke atas
 
  20-5-2013 00:46:20   Apakah Anda Makan Berlebihan?
  20-5-2013 00:43:31   Kebun Anggur Tiongkok Ancam Habitat Panda
  19-5-2013 21:53:30   Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) 2013 Capai Transaksi 2,1 M
  19-5-2013 09:37:50   Mencari Sebuah Tempat Parkir
  19-5-2013 09:35:38   Peregangan Lengkung Punggung
 
Klik di sini untuk melihat Foto2 Produk Kami di Facebook
 
Epochtimes Indonesia e-paper
 
NTDTV Live Streaming
 
 
 
 
 
   


  About Us | Redaksi | Pasang Iklan | Contact Us | e-Paper | Mobile | Radio | TV | Sitemap | RSS Feeds  
 
Bahasa :
 
 
Copyright 2008 The Epoch Times Indonesia
Ketentuan Penggunaan | Disclaimer