Home Berita Nasional Berita Internasional Berita dan Budaya China Bisnis dan Ekonomi Kehidupan Kesehatan Iptek Entertainment Wisata dan Keluarga Serba Serbi Video Youmaker

Percetakan dan Souvenir
Page : << 1 2 3 4 5 ... 60 >>

Share:   Lintas Berita     Facebook     Tweet     Google     Digg     del.icio.us

 Cetak    Email    Komentar

Minggu, 01 Juli 2012
MINDAUGAS VITKAUSKAS SENIMAN RENAISANS ABAD XXI


Assumption of Mary (Maria Naik ke Surga), karya Mindaugas Vitkauskas. (COURTESY OF MINDAUGAS VITKAUSKAS)
Assumption of Mary (Maria Naik ke Surga), karya Mindaugas Vitkauskas. (COURTESY OF MINDAUGAS VITKAUSKAS)
(Epochtimes.co.id)

Evanston, Illinois – Saya mengetuk pintu baja karya fungsional dari Mindaugas Vitkauskas di Evanston, Illinois, dan segera mendapat sambutan dengan hangat. Saya telah mendengar tentang Vitkauskas selama beberapa tahun dan sekarang seniman yang lugu dan serba bisa ini tengah berada di hadapan saya!

Vitkauskas memiliki aura yang cerah. Kata-katanya mengalir dengan cermat seperti blok kaca, yang senantiasa mendukung ide dan perasaannya. Dia tampak seperti seorang tokoh Renaisans dengan fisik yang terpahat oleh kekayaan rohani, dengan pengalaman lebih dari yang dibayangkan. Dia seolah memancarkan aura spiritual yang mencerminkan era abad pertengahan, ketika bangsa Liths bersatu untuk membentuk negara Lithuania (yang ketika itu di bawah seorang raja bernama Mindaugas!).

Mindaugas Vitkauskas lahir pada 1970 di Vilnius, ibukota Lithuania. Sebagai seorang anak, ia belajar musik pengantar dan seni terapan di Sekolah Menengah Seni Vilnius.

Monti, panggilan kecil Vitskauskas, selalu dikelilingi oleh seni rupa dan musik. Salah satu pemain biola terbesar dalam sejarah juga dilahirkan di Vilnius, Lithuania, yaitu Jascha Heifetz.

Kekaya tradisi artistik dari Vilnius dirayakan pada awal musim semi dengan acara Kaziuko Muge, sebuah festival tahunan yang menampilkan penenun, pandai besi, tembikar, dan pengrajin terbaik dari seluruh Lithuania. Mereka berkumpul di sana setiap tahun dengan produk buatan sendiri yang dibuat sesuai dengan tradisi ortodoks Lithuania.

Vitkauskas bekerja pada banyak media: lukisan cat minyak, mural, patung, mosaik, dan kaca patri. Karya-karyanya yang terakhir dianggap sangat luar biasa dan seringkali berukuran besar.

Baru-baru ini, Vitkauskas diberi sebuah pekerjaan penting untuk membuat sebuah instalasi mural bagi Gereja St Bernard dari Clairvaux di Scottsdale, Arizona, AS. Vitkauskas mengangkut sendiri potongan-potongan kaca di sebuah van khusus.

Anggota Gereja kewalahan saat melihat mural kaca tersebut untuk pertama kalinya, dan instalasi ini terus menarik penghargaan para pengunjung. Pekerjaan ini merupakan kontribusi penting bagi Gereja St. Bernard.

Ketika mengunjungi studio Vitkauskas, saya merenungkan beberapa karya yang indah. Seperti dalam musik, karya-karya ini seolah mampu menampilkan kesatuan secara keseluruhan dan kesederhanaan yang menimpa komponen untuk penyempurnaan ide artistik. Keindahan yang bersahaja itulah menjadi ciri khas Vitskauskas.

Vitkauskas tampaknya memisahkan diri dari dunia seni modern dengan mengikuti sisi sadar dan dorongan hatinya yang paling dalam. Dalam menciptakan karya seni, gambaran dari pekerjaan terus-menerus akan selalu dipertimbangkan, namun inspirasi juga dapat mengubah arah proyek. Dalam musik dan seni rupa, keindahan yang tidak direncanakan memungkinkan kita untuk melarikan diri dari simetri yang monoton. Kemampuan seorang seniman untuk menciptakan hal yang di luar prediksi, senantiasa mendapat sambutan baik.


KIRI: Sebuah mosaik kaca yang menggambarkan Assumption of Mary (Maria Naik ke Surga), karya Mindaugas Vitkauskas yang dipasang di Gereja St Bernard dari Clairvaux di Scottsdale, Arizona, AS;  KANAN: The death St. Joseph (Kematian Santo Yusuf) ditampilkan di sisi lain altar Gereja St. Bernardus.  (COURTESY OF MINDAUGAS VITKAUSKAS)

Dalam brosurnya, Vitkauskas menjelaskan mengenai konsep seni:

“Anda mungkin menemukan beberapa misteri dalam seni saya. Saya telah mencari di mana-mana: apakah itu di kedalaman lautan masa lalu, dalam embusan angin cahaya dari sayap malaikat, atau mungkin hanya dalam sikap elegan seorang perempuan. Ini adalah keajaiban hidup. Inilah yang membuat saya berpikir.”

Seniman luar biasa yang banyak dibicarakan orang, seringkali justru tidak terlihat di tengah kehidupan sosial bermasyarakat. Saya tidak ingin menyiratkan hal itu sebagai kinerja Vitkauskas yang tidak pernah diperhatikan. Karena karyanya dapat ditemukan di banyak tempat yang jauh, seperti Kepulauan Canary. Karyanya juga banyak dipamerkan di St. Petersburg, Rusia, Polandia, dan gereja-gereja di Lithuania. Tetapi untuk sebagian besar karya Vitkauskas, memang masih tidak banyak dikenal di Amerika Serikat, dimana ia sekarang tinggal bersama keluarganya.

Vitkauskas layak mendapat tempat istimewa di dunia seni, yang sepadan dengan bakatnya. Namun para seniman ortodoks yang menampilkan karya klasik yang terutama menonjolkan realisme ini memang belum berada pada arus utama.

Ingatlah nama Monti Mindaugas Vitkauskas. Menikmati karya seninya mungkin akan sangat baik guna memancing inspirasi dan imajinasi Anda sendiri. (Eric Shumsky / The Epoch Times / osc)

Eric Shumsky adalah seorang pemain biola konser. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.shumskymusic.com



 
 


   Berita / Artikel Terkait :
  17-5-2013 21:17:11 Replika Seni Dunhuang Dipamerkan di New York
  17-5-2013 21:12:57 Keluarga Jenius Asal AS - 6 Anak Mulai Kuliah pada Usia 12 Tahun
  16-5-2013 22:32:28 Serial Pandangan Medis Tradisional Tiongkok: Tips Pemilihan Pakaian Bayi agar Anak Tidak Mudah Sakit
  16-5-2013 22:25:25 Apakah Waktu Adalah Sebuah Ilusi?
  16-5-2013 22:21:47 Patung Antik Raib 143 Tahun Kembali ke Pemilik

   Kembali ke atas
 
 
Klik di sini untuk melihat Foto2 Produk Kami di Facebook
 
Epochtimes Indonesia e-paper
 
NTDTV Live Streaming
 
 
 
 
 
   


  About Us | Redaksi | Pasang Iklan | Contact Us | e-Paper | Mobile | Radio | TV | Sitemap | RSS Feeds  
 
Bahasa :
 
 
Copyright 2008 The Epoch Times Indonesia
Ketentuan Penggunaan | Disclaimer