Home Berita Nasional Berita Internasional Berita dan Budaya China Bisnis dan Ekonomi Kehidupan Kesehatan Iptek Entertainment Wisata dan Keluarga Serba Serbi Video Youmaker

Percetakan dan Souvenir
Page : << 1 2 3 4 5 ... 56 >>

Share:   Lintas Berita     Facebook     Tweet     Google     Digg     del.icio.us

 Cetak    Email    Komentar

Rabu, 11 Januari 2012
RRT BISA HASILKAN PRODUK APPLE, TAPI TIDAK STEVE JOBS


Jonathan Mak, dari Hong Kong Teen’s Graphic menciptakan ikon yang dibuat untuk menghormati Steve Jobs. (SECRETCHINA)
Jonathan Mak, dari Hong Kong Teen’s Graphic menciptakan ikon yang dibuat untuk menghormati Steve Jobs. (SECRETCHINA)
(Epochtimes.co.id)

Apa yang tidak dimiliki RRT? Sejak Steve Jobs meninggal, jutaan pengguna internet di RRT telah meratapi kematiannya di mikro-blog. Segera kita dihadapkan pertanyaan yang sama: “Dapatkah RRT menghasilkan orang seperti Steve Jobs?” Jawabannya selalu pesimis, tetapi fokus pembahasan segera bergeser ke sistem politik, ekonomi dan hukum RRT.

Pengguna internet mengeluhkan Tiongkok bisa menjadi pabrik dunia, tetapi pabrik yang mengkhususkan diri pada barang palsu, bukan penciptaan merek mereka sendiri.

Pabrik-pabrik di RRT telah memproduksi iPhone, iPads, iPod dan produk Apple lainnya bagi dunia, tetapi mereka tidak dapat menghasilkan kreativitas Apple. Beberapa tahun lalu, salah satu teman saya kembali dari Beijing dan menunjukkan tas Gucci palsunya yang dibuat di RRT. Tampaknya mirip asli, pasti Anda akan berpikir harganya $AS 500. Teman saya berseru bangga: “Keahlian orang Tiongkok begitu baik. Mereka bisa menghasilkan keuntungan bahkan menjualnya seharga $AS 30.”

Saya bertanya: “Jika Tiongkok memiliki kemampuan luar biasa seperti itu, mengapa mereka tidak menciptakan merek sendiri dan bersaing dengan Gucci? Kemudian, mereka juga bisa menjualnya seharga $AS 500 dan membuat keuntungan $AS 480. Bahkan jika mereka menjual untuk $AS 300 atau $AS 400, mereka masih akan meraih banyak keuntungan. Mengapa mereka membuat barang palsu dan harus puas dengan laba sebesar $AS 10 per barang?”

Untuk Gucci sendiri, biaya pembuatan tas tersebut sebenarnya hanya lima puluh dolar. Tetapi kenapa Gucci  harus menjualnya seharga $AS 500? Bukankah itu karena termasuk biaya pembuatan, desain, pemasaran, kualitas dan manajemen persediaan? Selain itu, juga termasuk beberapa dekade atau bahkan seabad dukungan dan pengembangan. Sebuah merek berarti kredibilitas. Selisih antara biaya dan harga jual adalah laba yang dibayar konsumen atas kredibilitas sebuah produk.

Barang palsu RRT telah menghancurkan kerja keras kredibilitas merek lain. Kini di RRT, apa yang sangat dibutuhkan adalah kredibilitas. Dalam lingkungan seperti itu, hanya barang palsu yang akan berkembang, lantas bagaimana bisa memelihara perkembangan  Apple Inc?

Hal ini kemungkinan besar Apple Inc. akan dimatikan setelah perkecambahannya. Manusia mencintai dan mengejar kebebasan. Masyarakat yang bebas harus memiliki landasan berupa perlindungan hak milik pribadi, dalam rangka untuk memastikan kebebasan sejati. Di bawah rezim komunis, RRT tidak memiliki perlindungan properti pribadi. Barang palsu dapat meraih uang cepat, meskipun keuntungannya rendah. Ada begitu banyak barang-barang palsu dan makanan beracun. Apakah itu berarti bahwa pedagang tidak memiliki hati nurani? Tidak, itu karena lingkungan komersial memaksa Anda menurunkan biaya untuk bertahan hidup.

RRT bisa saja memiliki produk Apple dan juga Steve Jobs. Namun, apa yang tidak dimiliki RRT adalah sebuah lingkungan bagi mereka untuk bertahan hidup - perlindungan bagi kreativitas. Tidak ada yang lebih sedih dari masyarakat yang menghambat inovasi dan tidak memiliki kredibilitas.  (Secret China / rud)



 
 


   Berita / Artikel Terkait :
  10-5-2013 09:25:36 Ekonom: Pencetakan Uang Massal Bahayakan Ekonomi RRT
  02-5-2013 06:07:51 Bergunakah Konsultasi dengan 5 Instansi Dunia? China Development Forum 2013 Resmi Ditutup
  27-4-2013 09:31:24 Mencermati Kerja Sama BRICS dan 5 Totem Hewan: Brazil-Russia-India-China-South Arica
  24-4-2013 21:31:17 Mengenang Thatcher: Gandeng Reagan Dorong Ekonomi Bebas, Dobrak Kubu Komunis
  17-4-2013 20:09:16 PKT Bombardir Apple (1): Terungkapnya Skandal Ubah Privasi Klien

   Kembali ke atas
 
 
Klik di sini untuk melihat Foto2 Produk Kami di Facebook
 
Epochtimes Indonesia e-paper
 
NTDTV Live Streaming
 
 
 
 
 
   


  About Us | Redaksi | Pasang Iklan | Contact Us | e-Paper | Mobile | Radio | TV | Sitemap | RSS Feeds  
 
Bahasa :
 
 
Copyright 2008 The Epoch Times Indonesia
Ketentuan Penggunaan | Disclaimer